Selamat Jalan Sang Penggerak NU Pangkep
Berita wafatnya sahabat tercinta, Gus Thaha—Muh. Thaha—membawa gelombang duka yang begitu dalam ke relung hati kami. Seperti daun yang gugur perlahan di tengah angin senja, kepergian beliau menyisakan ruang hampa di antara kami yang pernah merasakan semangat dan kasihnya dalam perjuangan. Gus Thaha bukan sekadar teman, bukan pula sekadar sahabat biasa—beliau adalah dinda, saudara sejiwa yang dalam diamnya selalu menyalakan obor harapan dan gerakan. Saat kabar duka itu sampai, waktu seolah berhenti, dan air mata menjadi bahasa paling jujur yang bisa kami ucapkan. Gus Thaha adalah sosok penggerak sejati, ruh dari dinamika NU Pangkep yang tak pernah padam. Dalam diam dan santunnya, beliau menyusun langkah-langkah besar, menganyam kekuatan kolektif dari kader-kader NU yang tercerai. Bersama para kader muda jebolan PKPNU Maros dan Makassar, Gus Thaha memimpin dan menyukseskan pelaksanaan PKPNU hingga tiga angkatan. Ini bukan sekadar program, melainkan proses panjang pembentukan jiwa d...